Pasca lebaran, banyak temen saya yang mengeluh karena pembantunya yang mudik tidak kembali lagi dengan berbagai alasan, mau nikah, ada tawaran kerja di tempat lain, ga dikasih ijin sama ortu deelel...lantas bagaimana dengan saya? Pembantu bernama Yanti (ya, namanya memang sama dengan saya, cuma beda awalannya aja) yang sudah bekerja selama kurlep 3 tahun sama saya juga tidak kembali lagi ke rumah. Alasannya, ada yang menawarkan pekerjaan sebagai penjaga toko. Dari segi penghasilan, mungkin tidak ada perbedaan yang signifikan dengan yang ia dapat dari saya, tapi gengsinya itu bo...! Secara setahun belakangan ini si Yanti itu gemar sekali gonta-ganti HP (makin lama makin canggih tentunya), stay tune di radio yang memutar lagu-lagu pop (seleranya sudah bergeser dari lagu-lagu India), sering telpon request lagu (pake HP tentunya) dan ikut fans clubnya. Tentu saja dengan pergaulan yang luas begitu statusnya sebagai pembantu sangat tidak mendukung. Lantas bagaimana dengan saya yang ditinggalkan? Saat ini saya sudah minta tolong ke teman untuk mencarikan pembantu lewat yayasan. Pekerjaan rumah tangga sendiri meski melelahkan, tapi masih bisa saya tangani. Anak-anak yang sudah mulai besar dan terbiasa mandiri tidak lagi terlalu merepotkan. Yang bikin saya uring-uringan justru masalah ke salon. Ya betul! KE SALON. Bayangin aja, setelah berperan sebagai "babu berkelas" di rumah, jari-jari saya terasa tak pantas dan malu-maluin begitu menyentuh keyboard, badan saya butuh pijatan dan spa. Aneh? Ya, saya memang wanita aneh, udah jadi babu di rumah masih pengen tampil gaya! Tapi gini ya (ambil ancang-ancang mencari pembenaran sambil pasang tampang serius) saya bekerja di sebuah perusahaan yang cukup bergengsi dangan jabatan lumayan, kalau saya ngantor dengan keadaaan awut-awutan, apa kata dunia??? (pasang tampang Nagabonar). Terus, siapa juga yang peduli kalau saya berpenampilan asal? Ya jelas saya sendiri! Saya ngerasa ga pede dan ga siap kalau penampilan belum ok, bukan bermaksud mo tepe2, tapi bagi saya penampilan yang baik itu kesannya siap kerja dalam keadaan segar, cekatan dan smart (halah!). Eh, tapi gini juga ya, kalau penampilan kita ok, meski badan capeknya kayak habis digebukin orang sekampung (karena kebanyakan nyetrika n ngepel) dan mata ngantuk sampe kepala nyut2an (akibat bangun kepagian dan ga bisa bobo siang) dengan sedikit senyum dan berjalan penuh percaya diri aja orang udah menilai bahwa kita smart dan bisa diandalkan.
Bekla, karena udah ngelantur kesana kemari berikut jadwal harian saya yang mungkin bisa memberi sedikit pencerahan buat rekan-rekan senasib (wanita bekerja yang ditinggal pembantu) :
05.00 - 05.15 bangun pagi, streching dan meditasi 10 menit
05.15 - 05.30 sholat subuh
05.30 - 06.00 nyiapin sarapan dan bekal anak-anak
06.00 - 06.30 mandi dan siap2 (sementara suami membangunkan anak2 dan nyiapin mereka buat ke sekolah)
06.30 - 06.45 siap berangkat (minum susu, masukin bekal ke tas, manasin mobil, matiin lampu)
06.45 berangkaaaaatttt....
17.30 - 18.30 sampe rumah, nyiapin makan malam seadanya (lebih sering beli makanan jadi atau bawa dari rumah ortu)
18.30 - 19.00 mandi dan sholat maghrib
19.00 - 19.30 makan malam
19.30 - dst cuci piring n beres-beres dikit, nemenin anak2 belajar, nonton tv, nyantai (sementara mesin cuci bekerja dengan rajin) dan mengerjakan pekerjaan ringan sampai waktu tidur.
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu terutama di akhir pekan. Hari sabtu lalu, kami kerja bakti nyapu, ngepel, nyetrika, ganti sprei, ngelap kaca deelel, karena hari minggunya pengen nyantai n nongkrong di mall, waktu itu ga kepikir buat ke salon karena pengen banget nonton Laskar Pelangi.
Beberapa hal membuat saya bersyukur tinggal di kompleks perumahan yang jauh dari jalan raya hiruk pikuk, misalnya rumah tidak terlalu berdebu, jemuran aman ditinggal di bawah carport seharian dan taman tidak perlu perawatan ekstra karena ada tukang rumput yang keliling sebulan sekali.
Tapi suer, saat ini saya butuh asisten rumah tangga yang bisa membantu saya untuk bekerja dengan tenang dikantor tanpa mikirin urusan rumah tangga, bersantai sepulang kerja dan nyalon tiap weekend (ih..maniak salon kali pun!) plus membereskan segala kekacauan yang ditinggalkan anak-anak. Mudah-mudahan saya cepet dapat pembantu baru (ga peduli walau namanya harus YANTI, karena tiga pembantu sebelumnya juga bernama sama).
Doakan saya ya!
Rabu, 08 Oktober 2008
Minggu, 21 September 2008
The Sun Halo - Medan, Sept. 22 08



Siang ini, kami dikejutkan oleh fenomena alam yang luar biasa. Matahari yang sedang bersinar cerah dilingkari oleh lingkaran awan hitam sehingga menimbulkan pemandangan yang membuat saya menyebut asma Allah...Subhanallah... luar biasa. Lingkaran yang mengelilingi matahari ini disebut 'halo' dan terjadi karena adanya kristal es di lapisan awan cirrus yang berjarak 5-10 km dari troposphere. Berikut gambar yang bisa terekam oleh kamera hp saya. Harus maklum, berhubung cuma 2 MP, hasilnya biasa saja. Gambar diambil dari lantai 4 gedung tempat saya bekerja.
Kamis, 11 September 2008
Film Animasi

Di tengah banjirnya film animasi Jepang dan Amerika yang banyak beredar saat ini, terselip satu film buatan Malaysia. Berawal dari kehebohan anak-anak saat menjelang Ramadhan kemarin TPI memutar animasi Malaysia Upin & Ipin, aku pun terpancing mencari tau lewat internet. Setelah googling, aku temukan 6 episode di youtube. Film ini bagus, sangat edukatif dan sangat melayu. Salut buat para kreatornya, bisa memberi pelajaran puasa kepada anak-anak tanpa ada kesan menggurui dari kedua bocah kecil yang menjadi tokoh utamanya. Kesederhanaan, budaya dan gaya khas melayu yang unik diangkat apa adanya dalam animasi ini, lengkap dengan setting rumah panggung dan kampungnya. Bagi saya yang tinggal di Medan dan bersuami orang melayu, bahasa dan dialek yang digunakan terasa tak asing, tetapi mungkin akan terdengar sedikit aneh bagi yang tidak terbiasa. Penasaran? Silakan search di youtube dan selamat menikmati keunikan negeri yang bersemboyan "Truly Asia" lewat kebersahajaan yang ditampilkan film animasi ini.
Rabu, 06 Agustus 2008
Peace

Hari ini 6 Agustus, adalah peringatan 63 tahun jatuhnya bom atom di dua kota besar Jepang, Hiroshima dan Nagasaki. Simaklah kutipan dari situs berikut :
"If your country has a possibility bombing the atomic one in the future, just think it over..... 500,000 of our lovely grandparents died in the flash with Radioactive Heat.....Thousands of bodies were evaporated....."
Itu baru satu jenis senjata pemusnah umat, masih banyak jenis pemusnah umat lain yang saat ini digunakan di berbagai belahan bumi untuk saling menghancurkan sesama manusia. Silakan memaknai peringatan ini, saya yang berilmu dangkal hanya bisa berharap "PEACE ON EARTH AND NO MORE WAR!"
Dengan segala kerendahan hati, silakan kunjungi situs berikut serta mohon keikhlasan doa dan upaya para saudaraku untuk Palestina
Senin, 04 Agustus 2008
Rekaman Black Box Adam Air
Email yang berisi rekaman pembicaraan terakhir di kokpit Adam Air jurusan Surabaya - Makassar yang jatuh di perairan Majene pada 1 Januari 2007, saya terima hari Jumat kemaren dari salah seorang rekan kantor. Ucapan takbir dari awak pesawat di saat-saat terakhir sebelum pesawat tersebut jatuh sungguh membuat saya merinding. Tak terbayang rasanya bila ajal telah sampai di depan mata. Mudah-mudahan kejadian ini bisa membawa berkah agar ke depannya transportasi di negara tercinta ini (baik darat, laut dan udara) menjadi lebih baik, karena belakangan ini kecelakaan di sektor transportasi sudah menjadi berita rutin di media. Pemerintah dan aparatnya yang bertanggung jawab di bidang transportasi harus lebih tegas mengatur sektor ini, baik dari segi kompetensi manusianya maupun kelayakan armada yang digunakan.
Silakan dengar rekaman dan baca transkripnya disini
KNKT mengatakan rekaman ini tidak asli (maksudnya palsu/buatan atau copy-an ya...?), silakan baca disini, karena hasil rekaman sama persis dengan penjelasan yang telah dipublikasikan.
Silakan dengar rekaman dan baca transkripnya disini
KNKT mengatakan rekaman ini tidak asli (maksudnya palsu/buatan atau copy-an ya...?), silakan baca disini, karena hasil rekaman sama persis dengan penjelasan yang telah dipublikasikan.
Kamis, 31 Juli 2008
SO7 Bikin Album Baru

Setelah penantian lama, akhirnya band kesayangan saya (my fave band kalo menurut istilah anak abegeh) Sheila On 7 (SO7) mengeluarkan album baru berjudul "Menentukan Arah" yang akan rilis setelah lebaran. Wuih...akhirnya...biar kata udah emak-emak gini, saya masih saja demen sama Eros cs. Sukses buat SO7!
Berita terkait
Minggu, 27 Juli 2008
Ikut Seminar

Karena perusahaan saya baik hati, kemaren saya dikasih tiket gratis seminar James Gwee. Materinya ga jauh beda dengan yg biasa beliau bahas di seminar-seminarnya yang lain ataupun di Smart FM. Beliau ini orang Singapore, tapi bahasa Indonesianya lancar sekali tanpa ada logat melayu. Wajahnya sekilas mirip Andy Lau (hus...hus...jangan dikomentari!)...iya saya memang suka tertarik lihat pria tampan seperti dia (itu tandanya saya sehat dan hormon saya masih bekerja dengan baik). Sebenarnya point yang mau saya bicarakan bukan dirinya yang tampan, tapi adalah daya jualnya. Bayangin aja, ini seminar ter-rame yang pernah saya ikuti (500 orang lebih cing!) dengan biaya hampir 400 ribu (lumayan kan?) dan 95% peserta bertahan sampai akhir. Kekuatan nafas dan kestabilan suara bisa dilatih lewat pengalaman, yang menarik justru gaya bicara, humor dan celetukan dalam bahasa hokkien serta penampilan fisiknya yang fit dan segar. Dari beberapa seminar yang saya ikuti (gratis alias biaya kantor), baru kali ini saya lihat pembicara mendapat atensi dari audiences yang tertib menyimak tanpa membuat seminar sendiri atau keluar masuk ruangan, serta tanpa rasa kantuk meski harus duduk manis dari pagi sampai sore.
Sekali waktu saya menghadiri seminar dengan materi menarik tapi disampaikan oleh pembicara yang sangat kental logat bahasa daerahnya plus penampilan yang sangat kacau. Saya bukan ahli fesyen, tapi t-shirt putih bersablon + pants kelabu + jas hitam yang kebesaran + warna sepatu dan tali pinggang yang ga match (coklat bo!) jelas merusak mata. Ditambah lagi (maaf, saya main fisik) wajah si pembicara yang berantakan...OMG! rasanya saya pengen kabur dari ruang seminar itu.
Lain waktu saya mendapat materi yang tidak menarik, dengan pembicara yang sangat simpatik (bukan simpanse pake batik!) plus setelan rapi berwarna gelap dengan kemeja, dasi dan asesoris lain yang serasi. Nada suara, jokes dan atensinya ke audiences juga sangat baik. Jadi meski ngantuk dan bosan, saya bisa bertahan disana.
Ada lagi pembicara seorang wanita yang cukup terkenal di tanah air tercinta ini. Usianya sudah sangat matang, penampilan dan caranya membawakan seminar sungguh membuat saya tak ingin berkedip meski materinya biasa-biasa saja. Beliau elegan, berkelas, well educated serta murah senyum.
Pernah seorang wanita terkenal lain memberikan materi menarik tapi dengan penampilan yang...ah sudahlah! I wish I were her daughter, jadi saya bisa setidaknya memperbaiki penampilan si ibu baik hati ini.
Jadi kesimpulan dari tulisan iseng saya hari ini adalah jika anda seorang pembicara meski hanya sekedar presentasi di depan rekan-rekan kerja, ingatlah hal-hal berikut :
- Tidak peduli bagaimanapun tampilan fisik anda (itu sudah anugrah Ilahi), kenakanlah pakaian yang pantas, sopan, dengan warna yang tidak mencolok, asesoris sederhana, misalnya jangan pernah pakai kacamata minus segede sunglass Victoria Beckam atau jepit dasi/bros yang bling-bling bikin orang silau
- Berdandanlah dengan rapi dan tidak terlalu tebal, untuk pria, potonglah rambut anda dengan model pendek konvensional dan sisir dengan rapi (bila perlu pakai gel/minyak rambut).
- Pakailah sepatu yang pantas dan bersih, semir sampai kilat , jangan ada sisa kotoran menempel di tapak sepatu (jangan lupa buka sticker harga bila masih baru) dan harus bertumit minimal 3 cm untuk wanita. Kenakan kaus kaki yang mendekati warna celana panjang atau stocking untuk wanita (tanpa lubang atau benang tertarik).
- Jangan pernah lupa untuk TERSENYUM dan MEMBERI SALAM sebelum memulai.
- Berlatihlah untuk mengatur nafas, intonasi suara, kecepatan berbicara, pilihan kata dan kalimat serta grammar dan spelling yang benar bila ingin berbahasa Inggris.
- Pelajari dengan baik materi yang akan disampaikan.
- Siapkan ice breaker, jokes atau kegiatan yang bisa membuat orang bosan jadi segar kembali.
- Berlatihlah untuk menyimak, bersabar dan konsentrasi bila menghadapi pertanyaan dari audiences dan jawablah dengan jelas dan sopan.
- Jangan pernah terbawa emosi atau malah berdebat dengan audiences.
- Jika anda punya penyakit latah, segeralah konsultasi ke ahlinya! Jangan sampai "kata-kata mutiara" keluar tanpa sengaja di tengah anda berbicara.
- Berdirilah dengan tegak, jika kurang tinggi, pakailah sepatu bertumit agak tinggi. Karena postur tegak menunjukkan bahwa anda siap dan percaya diri.
Langganan:
Postingan (Atom)